Thursday, August 4, 2016

Tutorial Install VPN Server di Linux Debian 6

Selamat Datang di Stemanika.
Salam hangat pegunjung Stemanika, apa kabar hari ini? jika kemarin kita membahas tentang  Tutorial Install Samba di Linux Debian 6, kali ini Saya akan membahas tentang Tutorial Install VPN Server di Linux Debian 6.

VPN Server
Virtual Private Networking adalah suatu metode yang digunakan untuk menghubungkan suatu LAN, menggunakan media yang berskala luas (Internet). Prinsipnya adalah membuat tunnel / terowongan, yang bersifat end to end structure. Sehingga bisa menghubungkan Jaringan Lokal, walau berjarak sangat jauh.

Installasi
Aplikasi yang paling popular untuk VPN Server yaitu pptpd dan openvpn. Di sini saya
menggunakan pptpd.
# apt-get install pptpd
Konfigurasi VPN Server
Perlu diketahui terlebih dahulu, bahwasanya VPN Server membutuhkan minimal dua interface Ethernet. Satu
mengarah ke jaringan Lokal, dan yang lain mengarah ke Jaringan Internet. Untuk Jaringan Internet, VPN Serverpun harus menggunakan IP Public, agar bisa diakses dari mana saja.

Konfigurasi untuk VPN Server, terletak pada file pptpd.conf.
# nano /etc/pptpd.conf
#. . .
localip 192.168.12.1 #IP untuk VPN Server
remoteip 192.168.12.100-200,192.168.12.245 #range IP untuk VPN Client
# or
# localip 192.168.2.0
# remoteip 192.168.2.2-238,192.168.2.245
#. . .
Membuat User VPN
Membuat User dan Password untuk VPN Client, agar bisa terkoneksi ke VPN Server.

# nano /etc/ppp/chap-secrets
# Secrets for authentication using CHAP
# client server secret IP addresses
faldy pptpd faldy123 *
ipul pptpd ipul123 *
# /etc/init.d/pptpd restart
Pengujian
Coba kamu buat koneksi baru pada Network Connection > pilih Connect to My Workplace >  Pilih Virtual Private Network
nanti pada bagian hostname kamu isi IP dari VPN Servernya
kalau sudah kamu konekin aja deh



Sekian Postingan dari Stemanika, semoga bermanfaat
Salam,

Stemanika

Monday, August 1, 2016

Tutorial Install Samba di Linux Debian 6

Selamat Datang di Stemanika.
Salam hangat pegunjung Stemanika, apa kabar hari ini? jika kemarin kita membahas tentang Mengenal HTML, Sejarah HTML, Serta Fungsi HTML, kali ini Saya akan membahas tentang Tutorial Install Samba di Linux Debian 6.

Sebelum ke materi, Saya sedikit memberi tahu apa itu Linux Debian dan Samba?

Linux Debian adalah gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel Linux, sehingga lebih suka disebut dengan nama Debian GNU/Linux. Sistem operasi ini mengunakan Kernel Linux yang merupakan salah satu Distro Linux yang populer dengan kesetabilannya.

Samba adalah program yang dapat menjembatani kompleksitas berbagai platform system operasi Linux (UNIX) dengan mesin Windows yang dijalankan dalam suatu jaringan komputer. Samba merupakan aplikasi dari UNIX dan Linux, yang dikenal dengan SMB (Service Message Block) protocol. Banyak sistem operasi seperti Windows dan OS/2 yang menggunakan SMB untuk menciptakan jaringan Client/Server. Protokol Samba memungkinkan Server Linux/UNIX untuk berkomunikasi dengan mesin Client yang mengunakan OS Windows dalam satu jaringan.

Sekarang kita mulai installasi Samba di Linux Debian
Sebelumnya pastikan dulu samba sudah terinstall, jika belum anda bisa menginstallnya dengan menggunakan perintah berikut.
# apt-get install samba
Setelah samba terinstall, edit konfigurasi samba dengan editor kesayangan anda, misal menggunakan nano
# nano /etc/samba/smb.conf
Sesuaikan baris berikut, yang lain hiraukan tidak usah di hapus
workgroup = stemanika
security = share
dan tambahkan ini
[share]
comment = share file disini
path = /home/stemanika/share
browseable = yes
writeable = yes
guest ok = yes
Setelah simpan lalu buat folder share di home
# mkdir /home/server/share
# chmod 777 /home/server/share -R
restart samba dengan perintah
# /etc/init.d/samba restart
Kalau sudah di restart coba di test melalui client dengan mengetikan ini :
buka RUN dan ketikan \\no.ip.samba contoh \\192.168.3.2
nanti akan keluar folder yang di share

Sekian Postingan dari Stemanika, semoga bermanfaat
Salam,

Stemanika